Berita BorneoTribun: Pemkab Sekadau hari ini
iklan
iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Pemkab Sekadau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemkab Sekadau. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 April 2026

Ajang Talenta 2026 di Belitang Hulu Diikuti 34 SD, Gali Potensi Siswa

Foto: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau, Frans Dawal saat menghadiri pembukaan Ajang Talenta 2026 Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) serta Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) di Belitang Hulu

SEKADAU - Sebanyak 34 SD se-Kecamatan Belitang Hulu mengikuti Ajang Talenta tingkat kecamatan 2026. Kegiatan dibuka Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau Frans Dawal di Belitang Hulu, Selasa (14/4/2026).

Ajang Talenta 2026 mencakup Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) serta Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N). Pembukaan dihadiri unsur Forkopimcam, kepala desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Frans Dawal mengapresiasi penyelenggaraan ajang ini sebagai wadah menggali potensi dan bakat siswa di bidang olahraga, seni, maupun akademik. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk menciptakan SDM yang berkualitas, unggul, serta sehat jasmani.

“Ajang ini untuk menggali bakat dan potensi anak-anak di bidang olahraga, seni, dan intelektual melalui O2SN, FLS3N, serta lomba mata pelajaran berbasis digital,” ujarnya.

Ketua Panitia Ajang Talenta 2026 Sumaidi menjelaskan, kegiatan diikuti 34 SD se-Kecamatan Belitang Hulu. Tujuannya menjaring siswa berprestasi, berbakat, dan terampil di bidang studi, olahraga, serta keterampilan.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk mencari potensi siswa-siswi yang berprestasi, berbakat, dan terampil di bidang tertentu,” kata Sumaidi.

Ia menambahkan, ajang ini juga menjadi kesempatan bagi pelajar menunjukkan kemampuan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam berkompetisi secara sehat.

“Selain itu, kegiatan ini dapat menjadi kesempatan bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuannya masing-masing sehingga dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan termotivasi untuk terus berprestasi dan mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu awal supaya siswa dapat berkompetisi dengan baik agar kelak mencapai cita-cita yang diinginkan,” ucap Sumaidi.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan, kreativitas, serta semangat sportivitas yang tinggi.

Jumat, 13 Februari 2026

Polres Sekadau dan Forkopimda Gelar Gerakan Indonesia Asri

Foto: Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik dan Indah (Asri) di pusat kota sekadau 

SEKADAU - Polres Sekadau bersama Forkopimda Kabupaten Sekadau menggelar kegiatan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik dan Indah) melalui aksi bersih-bersih lingkungan di pusat Kota Sekadau, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan diawali dengan apel bersama di Lapangan E.J. Lantu, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, pukul 07.00 WIB, kemudian dilanjutkan kerja bakti di sejumlah titik, yakni Jalan Merdeka, Jalan Pelajar, Jalan Mawar, dan Jalan Irian. Petugas gabungan yang terlibat terdiri atas Polri, TNI, Kejari, BPBD, Dinkes, DLH, Satpol PP, Damkar, Dishub, PUPR, PUM Siri Meragun, Forkopincam Sekadau Hilir, Pemdes Sungai Ringin, mahasiswa ITKK Sekadau, serta pelajar SMA.

Bupati Sekadau Aron mengatakan kegiatan Jumat Bersih sebenarnya telah rutin dilaksanakan. Namun kali ini, kegiatan tersebut sekaligus menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait Gerakan Indonesia Asri. 

"Ini menjadi momentum penting karena seluruh Forkopimda turun langsung bersama masyarakat. Harapannya kegiatan seperti ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi budaya, dimulai dari rumah tangga dengan membuang sampah pada tempatnya," ujarnya.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama menyatakan pihaknya mendukung penuh program pemerintah dalam implementasi Gerakan Indonesia Asri. 

"Ini wujud peran aktif Polri bersama pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Kita mulai dari lingkungan pasar sebagai pusat aktivitas warga agar gerakan ini menjadi contoh bersama," ujarnya.

AKBP Andhika menambahkan bahwa kebersihan harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terkecil, termasuk keluarga dan tempat kerja, sehingga dapat membentuk budaya hidup bersih di masyarakat. 

"Kita berkomitmen agar gerakan ini berkelanjutan. Kebersihan bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup masyarakat," tuturnya.

Jumat, 06 Februari 2026

Pemerintah Kabupaten Sekadau dan Universitas Terbuka Pontianak Jalin Kerja Sama

Foto: Pemerintah Kabupaten Sekadau dan Universitas Terbuka Pontianak Jalin Kerja Sama

PONTIANAK - Pemerintah Kabupaten Sekadau resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Terbuka (UT) Pontianak melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan dalam rangkaian Seminar Akademik Universitas Terbuka Pontianak, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan. Bupati Sekadau Aron, S.H. menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sekadau dalam menjawab kebutuhan tenaga pendidik, terutama guru Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di wilayah Sekadau.

"Kabupaten Sekadau hingga saat ini masih membutuhkan tenaga pengajar, khususnya di jenjang SD dan SMP. Melalui kerja sama ini, kami berharap mahasiswa dan lulusan Universitas Terbuka, terutama dari Program Studi PGSD, dapat berkontribusi langsung dalam dunia pendidikan di daerah," ujar Aron.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sekadau terbuka dan siap mendukung pelaksanaan kegiatan akademik mahasiswa UT, seperti praktik kerja lapangan, PPL, dan KKN di sekolah-sekolah yang berada di bawah kewenangan pemerintah daerah.

Direktur UT Pontianak, Dr. Romi Siswanto, S.Sos., (tautan tidak tersedia), menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, PKS ini sangat penting dalam mendukung kelancaran proses akademik mahasiswa, khususnya mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Sementara itu, Ketua Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Kabupaten Sekadau, Abang Mohd Firman, M.Pd., mengungkapkan bahwa jumlah mahasiswa aktif UT asal Kabupaten Sekadau saat ini mencapai 1.023 orang, dan sekitar 50 persen di antaranya merupakan mahasiswa PGSD.

Melalui kerja sama ini, diharapkan terjalin kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah Kabupaten Sekadau dan Universitas Terbuka Pontianak dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Ms)

Minggu, 01 Februari 2026

Festival Melayu Ke-IV Kabupaten Sekadau Resmi Dibuka

Foto: Pembukaan Festival Melayu Ke-IV Kabupaten Sekadau tahun 2026 terpusat di Rumah Adat Budaya Melayu Kabupaten Sekadau, Sabtu (31/1/2026)

SEKADAU - Festival Melayu Ke-IV Kabupaten Sekadau Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Sekadau, Aron, SH, pada Sabtu malam (31/1/2026) di Rumah Adat Budaya Melayu Kabupaten Sekadau. Pelaksanaan festival ini mencatat sejarah baru bagi masyarakat Melayu, karena untuk pertama kalinya kegiatan budaya Melayu digelar secara terpusat di rumah adat tersebut.

Festival yang berlangsung hingga 3 Februari 2026 ini diikuti oleh perwakilan Dewan Pengurus Daerah Majelis Adat Budaya Melayu (DPD MABM) kecamatan se-Kabupaten Sekadau serta sanggar-sanggar seni yang ada di wilayah Kabupaten Sekadau. Berbagai cabang lomba seni dan budaya khas Melayu dipertandingkan sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan panitia.

Dalam wawancara dengan awak media usai membuka kegiatan, Bupati Sekadau, Aron, SH, menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan MABM Kabupaten Sekadau atas terselenggaranya Festival Melayu Ke-IV Tahun 2026. 

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sekadau mendukung penuh kegiatan pelestarian adat, seni, dan budaya Melayu.

“Festival Melayu ini merupakan bagian penting dari upaya kita menjaga warisan budaya daerah.

Pemerintah Daerah tentu mendukung penuh agar kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi agenda rutin tahunan,” ujar Bupati Aron.

Festival Melayu Ke-IV Kabupaten Sekadau diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan seni budaya, tetapi juga menjadi sarana pemersatu masyarakat, wadah pembinaan seniman muda, serta upaya berkelanjutan dalam menjaga dan melestarikan adat dan budaya Melayu di Kabupaten Sekadau. 

Ketua MABM Kabupaten Sekadau, H. Syafi'i Yanto menyatakan bahwa festival ini menjadi momentum penting untuk menggali kembali potensi budaya Melayu yang hampir punah, sekaligus membangkitkan semangat generasi muda agar aktif dalam pelestarian budaya daerah. (Red/Jm)

Kamis, 08 Januari 2026

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV, Kapolres Sekadau dan Forkopimda Dukung Ketahanan Pangan

Foto: Kapolres Sekadau, Bupati Sekadau, dan unsur Forkopimda melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV di Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau

SEKADAU - Kapolres Sekadau, Bupati Sekadau, dan unsur Forkopimda melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV dalam rangka mendukung swasembada pangan tahun 2025. Kegiatan tersebut digelar di Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, pada Kamis, 8 Januari 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Sekadau Aron, Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sekadau Djefrai Raja Tugam, Wakapolres Sekadau Kompol Samsul Bakri, perwakilan Kejaksaan Negeri Sekadau, pejabat utama Polres Sekadau, unsur TNI, perwakilan OPD terkait, Bulog, BPS, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kelompok tani, serta tamu undangan lainnya.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama menyampaikan bahwa pelaksanaan panen raya ini mencerminkan komitmen dan sinergi Polri bersama pemerintah daerah dan Forkopimda dalam mendukung program strategis pemerintah, sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan. Hingga Desember 2025, Polres Sekadau telah melaksanakan penanaman jagung seluas kurang lebih 402,45 hektare yang tersebar di tujuh kecamatan.

Dari luasan tersebut, 191,6 hektare telah dipanen dengan total hasil mencapai 133,35 ton. Dari jumlah tersebut, sebanyak 40 ton hasil panen telah disalurkan ke Bulog Cabang Sanggau, sementara 93,35 ton lainnya didistribusikan kepada masyarakat Kabupaten Sekadau guna menjaga ketersediaan pangan di daerah.

Bupati Sekadau Aron mengapresiasi sinergi Polres Sekadau, Forkopimda, OPD terkait, serta seluruh pihak yang terlibat aktif dalam mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Sekadau.

"Panen raya ini diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi petani dan masyarakat," ujarnya.

Jumat, 11 Juli 2025

Wabup Subandrio Deklarasikan ODF Tiga Pilar Desa Engkersik

Foto: Penyambutan rombongan Wakil Bupati Sekadau, Subandrio di gerbang masuk kantor desa engkersik, sekadau hilir, kabupaten sekadau, kamis (10/7/2025).

SEKADAU - Wakil Bupati Subandrio SH.MH meresmikan Deklarasi Open Defecation Free (ODF) tiga pilar di Desa Engkersik, Kecamatan Sekadau Hilir, pada Selasa (10/7/2025).

Deklarasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sekadau, Subandrio memaparkan program unggulan Pemda, termasuk operasi katarak gratis, pembangunan sarana kesehatan, dan perbaikan pelayanan kesehatan.

Selain itu, Pemerintah daerah juga memberikan bantuan untuk dunia pendidikan, seperti bantuan dana skripsi bagi mahasiswa.

Untuk Program unggulan di bidang pertanian tetap berjalan, termasuk pembagian bibit gratis dan bantuan lainnya kepada petani.

Program pertanian dianggap mampu meningkatkan penghasilan dan daya beli masyarakat di masa depan.

"Pemerintah Daerah mengalokasikan sekitar Rp 2 Miliar untuk pengadaan bibit kelapa sawit meskipun ada efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat.

Alokasi anggaran ini bertujuan untuk kemajuan ekonomi masyarakat Sekadau di masa depan," ujar Subandrio.

Wakil Bupati juga meminta camat dan kepala desa untuk kembali menggalakkan gotong royong karena sudah ada Peraturan Bupati (Perbup) yang mengaturnya.

Gotong royong bertujuan untuk membersihkan lingkungan dari tingkat desa, dusun, hingga RT.

Gotong royong membawa dampak positif seperti meningkatkan interaksi sosial antar warga dan menjaga kebersihan lingkungan.

"Kebiasaan gotong royong merupakan warisan leluhur yang perlu dilestarikan kembali," tegasnya.

Dalam hal ini, Desa Engkersik telah berhasil mendeklarasikan ODF (Open Defecation Free) pada hari ini.

Keberhasilan deklarasi ODF ini merupakan hasil kerja keras berbagai pihak, termasuk Kepala Desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan pihak kecamatan.

Wakil Bupati (Wabup) menyatakan bahwa perubahan pola pikir masyarakat dari kebiasaan lama adalah hal yang sulit.

ODF dianggap sebagai jembatan menuju kehidupan masyarakat yang sehat karena kebersihan lingkungan adalah faktor utama kesehatan masyarakat, menurut Suban.

Seperti yang tertuang dalam Undang-undang No 13 tahun 2023 tentang kesehatan pada pasal 104 disebutkan bahwa setiap orang berhak mendapatkan lingkungan yang sehat bagi pencapaian derajat kesehatan.

"Untuk mewujudkan kehidupan yang sehat, harus didukung oleh lingkungan yang sehat dan bersih. Dan itu semua menjadi tanggung jawab semua pihak mulai dari pemerintah pusat hingga daerah, terutama oleh masyarakat itu sendiri," ungkapnya.

Wakil Bupati juga menyebutkan rencana pemekaran kecamatan, khususnya Sekadau Hilir.

Tujuan utama pemekaran adalah untuk memangkas birokrasi yang lamban, terutama karena jarak tempuh yang jauh ke kantor camat menjadi kendala pelayanan.

Pemekaran diharapkan menjadi solusi agar masyarakat dapat berurusan dengan kantor pemerintahan secara murah, cepat, tepat, dan lancar.

Dikatakannya juga, 87% desa di Kabupaten Sekadau telah mencapai status Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan.

Target Kabupaten Sekadau adalah mencapai status ODF di seluruh kabupaten pada bulan Agustus mendatang. Sekitar 70% faktor kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh lingkungan. Pengolahan air minum merupakan faktor penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

(DBD) dapat dicegah dengan pengelolaan limbah rumah tangga yang baik dan membasmi genangan air, karena genangan air dan tempat lembab adalah sarang nyamuk. Kebersihan lingkungan juga berperan dalam mengurangi penyakit Diare, dengan disebutkan berkurangnya wabah Diare di Kabupaten Sekadau sejak masifnya ODF (Open Defecation Free).

Kesehatan lingkungan sangat penting karena merupakan penyebab penyakit.

"Selamat kepada Desa Engkersik yang telah melakukan ODF (Open Defecation Free/Bebas Buang Air Besar Sembarangan). Meskipun sudah ODF, Desa Engkersik masih berada di tiga pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)," ujarnya.

Subandrio juga menjabarkan terkait Pelayanan kesehatan di Puskesmas saat ini sudah baik dan memiliki standar yang sama dengan RSUD. Oleh karenanya, masyarakat tidak perlu lagi ke RSUD untuk pemeriksaan kesehatan, cukup di Puskesmas saja.

Disisi lain, Pemerintah juga terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Saat ini, sudah tersedia sekitar 13 Puskesmas yang tersebar di berbagai kecamatan dan desa.

Pemerintah telah menyiapkan dana untuk operasi katarak gratis bagi warga yang menderita penyakit tersebut.

Kepala Desa diminta untuk mendata warganya yang terserang katarak agar dapat diobati secara gratis melalui operasi.

Program operasi katarak gratis ini diharapkan dapat dilanjutkan kembali setelah berhasil dilaksanakan tahun lalu.

Acara peresmian dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Ketua GOW, Anggota DPRD, Wakapolres, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas, Camat, Plt Kepala Desa Sungai Ringin, Kepala Desa Tapang Semadak, Kepala Desa Engkersik, Timang Kaseh Sekadau, Manajer Wahana Visi Indonesia Cabang Sekadau, BPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Karang Taruna dan Tamu Undangan lainnya.

Kehadiran tokoh masyarakat dan pejabat menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap program sanitasi ini.

Senin, 30 Juni 2025

Meriah! Senam dan Jalan Sehat Warnai Hari Bhayangkara ke-79 di Polres Sekadau

Senam dan Jalan Sehat Warnai Hari Bhayangkara ke-79 di Polres Sekadau
Senam dan Jalan Sehat Warnai Hari Bhayangkara ke-79 di Polres Sekadau.

Sekadau, Kalimantan Barat – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Sekadau menyelenggarakan kegiatan senam sehat dan jalan santai yang sukses menyedot perhatian ribuan peserta dari berbagai kalangan masyarakat. Kegiatan yang mengusung tema "Polri untuk Masyarakat" ini digelar meriah pada Minggu pagi, 29 Juni 2025, di halaman Mapolres Sekadau, Jalan Merdeka Timur.

Acara ini dimulai sejak pukul 06.00 WIB dan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari jajaran TNI-Polri, pejabat daerah, tokoh adat, tokoh agama, hingga warga sekitar. Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya para pejabat penting, seperti Kapolres Sekadau AKBP Donny Molino Manoppo, Bupati Sekadau Aron, Wakapolres Kompol Asep Mustofa Kamil, Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Subandi, dan Kajari Sekadau Adyantana Meru Herlambang.

Turut hadir pula para anggota DPRD Kabupaten Sekadau, para camat, kepala dinas, pimpinan bank, anggota Bhayangkari, media lokal, dan tentunya masyarakat yang begitu antusias meramaikan acara ini.

Dalam sambutannya, Kapolres Sekadau AKBP Donny menyampaikan rasa terima kasih atas partisipasi masyarakat yang begitu tinggi. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai bentuk kebersamaan dan memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Kami ingin momen Hari Bhayangkara ini menjadi ajang silaturahmi, mempererat sinergi, dan menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga situasi yang aman dan damai di Kabupaten Sekadau,” ujar AKBP Donny.

Senam dan Jalan Sehat Warnai Hari Bhayangkara ke-79 di Polres Sekadau
Senam dan Jalan Sehat Warnai Hari Bhayangkara ke-79 di Polres Sekadau.

Senada dengan itu, Bupati Sekadau Aron juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Sekadau atas peran aktif mereka menjaga keamanan dan kedekatan dengan warga.

“Kegiatan ini bukan hanya menyehatkan, tapi juga mempererat hubungan antara pemerintah, Polri, dan masyarakat. Selamat Hari Bhayangkara ke-79 untuk seluruh anggota Polres Sekadau,” ucap Bupati Aron.

Setelah senam bersama, peserta melanjutkan dengan jalan sehat yang mengambil rute dari halaman Mapolres Sekadau, lalu melewati Jalan Merdeka Timur, Jalan Maulana Ibrahim, Jalan Perintis, dan kembali ke Mapolres.

Yang paling dinantikan oleh peserta tentu saja adalah undian doorprize. Panitia menyediakan banyak hadiah menarik seperti rice cooker, kipas angin, kompor gas, dispenser, TV LED, sepeda gunung, kulkas, mesin cuci, sepeda listrik, hingga sepeda motor. Semua hadiah ini diberikan secara gratis kepada peserta yang beruntung sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Kemeriahan acara benar-benar terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Masyarakat tampak menikmati setiap rangkaian acara dengan penuh semangat dan keceriaan. Suasana kekeluargaan antara aparat kepolisian dan masyarakat begitu terasa, memperlihatkan bahwa hubungan baik antara Polri dan masyarakat bukan hanya slogan semata, tapi sudah menjadi budaya yang terus dipupuk di Sekadau.

Selasa, 27 Mei 2025

Pelepasan Jamaah Haji Kloter 25 Kalbar: Warga Sekadau, Sintang, dan Ketapang Siap Menunaikan Ibadah di Tanah Suci

Pelepasan Jamaah Haji Kloter 25 Kalbar: Warga Sekadau, Sintang, dan Ketapang Siap Menunaikan Ibadah di Tanah Suci
Hermansyah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sekadau bersama Jamaah Haji Sekadau Berangkat Menuju Tanah Suci.

Pontianak,  – Suasana penuh haru dan semangat religius terasa kental di Aula Utama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat. 

Hari itu Selasa (27/5/2025), sebanyak jamaah haji dari Kloter 25 yang berasal dari Sekadau, Sintang, dan Ketapang resmi dilepas untuk berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Acara pelepasan ini menjadi momen yang sangat berarti, bukan hanya bagi para calon haji, tetapi juga bagi keluarga yang mengantar dan para pejabat yang turut hadir memberikan dukungan dan doa.

57 Jamaah Haji Sekadau Berangkat Menuju Tanah Suci

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sekadau, Syahrul, S.Ag, menyampaikan harapan hangat kepada para jamaah. Ia berpesan agar para jamaah selalu menjaga kekompakan, memperhatikan kesehatan, serta meluruskan niat ibadah semata karena Allah.

"Kami titip pesan untuk selalu menjaga nama baik daerah, saling membantu, dan tetap menjaga adab selama menjalankan ibadah haji. Semoga semuanya diberi kelancaran dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur," ujar Syahrul.

Tak hanya itu, Syahrul juga menambahkan bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan secara matang. Mulai dari manasik haji, pengurusan administrasi, hingga teknis keberangkatan sudah dipersiapkan agar jamaah bisa fokus beribadah dengan tenang.

Persiapan Matang dari Kemenag Kalbar

Pelepasan Jamaah Haji Kloter 25 Kalbar: Warga Sekadau, Sintang, dan Ketapang Siap Menunaikan Ibadah di Tanah Suci
Pelepasan Jamaah Haji Kloter 25 Kalbar: Warga Sekadau, Sintang, dan Ketapang Siap Menunaikan Ibadah di Tanah Suci.

Sementara itu, Kasi PHU Kanwil Kemenag Kalbar, Samsu Alam, M.Ag, menegaskan bahwa seluruh proses keberangkatan jamaah, baik dari sisi administrasi maupun teknis, sudah berjalan dengan lancar. Ia juga memastikan bahwa para jamaah Kloter 25 mendapatkan pelayanan terbaik.

"Kami pastikan akomodasi, transportasi, hingga pembinaan ibadah telah kami siapkan secara maksimal. Harapan kami, jamaah bisa beribadah dengan nyaman, lancar, dan kembali ke tanah air dengan membawa predikat haji mabrur," ungkapnya.

Dukungan Penuh dari Pemerintah Daerah

Acara pelepasan ini juga turut dihadiri oleh sejumlah tokoh daerah. Salah satunya adalah Hermansyah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sekadau, yang hadir mewakili Bupati Sekadau. Ia menyampaikan apresiasinya dan memberikan semangat kepada para jamaah yang akan berangkat ke Tanah Suci.

"Kami dari Pemkab Sekadau tentu memberikan dukungan penuh, baik dari sisi pelayanan maupun transportasi. Semoga seluruh jamaah kita, khususnya dari Sekadau, bisa menjalani ibadah dengan khusyuk dan kembali ke rumah dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur," kata Hermansyah.

Selasa, 25 Februari 2025

Seminar HPN di Sekadau: Peran Pers dalam Ketahanan Pangan dan UMKM

Seminar HPN di Sekadau: Peran Pers dalam Ketahanan Pangan dan UMKM
Seminar HPN di Sekadau: Peran Pers dalam Ketahanan Pangan dan UMKM.
SEKADAU – Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Kabupaten Sekadau tidak hanya diisi dengan aksi penanaman jagung, tetapi juga menghadirkan seminar yang membahas dua topik utama: ketahanan pangan dan peran pers dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Acara ini berlangsung di Aula SMK Amaliyah Sekadau pada Senin, 24 Februari 2025.

Dalam seminar tersebut, Site Manager HPH Dharma Satya Nusantara (DSN), Imanuel Tibian, memaparkan pentingnya tata kelola kelapa sawit yang berkelanjutan sebagai bagian dari ketahanan pangan.

“Industri kelapa sawit memiliki peran besar dalam perekonomian daerah. Namun, harus dikelola dengan baik agar tetap berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Imanuel.

Selain itu, seminar ini juga menyoroti peran media dalam mengangkat potensi UMKM di daerah. Ketua PWI Kalbar, Kundori, menegaskan bahwa pers memiliki tanggung jawab dalam mempromosikan produk lokal agar bisa bersaing di pasar yang lebih luas.

“Pers bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga bisa menjadi jembatan antara pelaku UMKM dan pasar. Dengan liputan yang baik, produk lokal bisa lebih dikenal dan berkembang,” jelas Kundori.

HPN tingkat Provinsi Kalbar sendiri telah diperingati pada 18 Februari 2025 di Hotel Golden Tulip Pontianak. Acara tersebut dihadiri oleh Pj Gubernur Kalbar, Harisson, dengan tema Pers Mendorong UMKM Naik Kelas.

“Kita ingin UMKM di Kalimantan Barat bisa berkembang lebih pesat dengan dukungan promosi dari media. Ini akan membantu perekonomian masyarakat secara keseluruhan,” ujar Harisson dalam sambutannya.

Kapolres Sekadau, AKBP I Nyoman Sudama, dalam sesi diskusi menambahkan bahwa ketahanan pangan dan ekonomi daerah harus didukung dari berbagai aspek, termasuk pengawasan distribusi hasil pertanian dan produk UMKM.

“Kami di kepolisian juga mendukung program ketahanan pangan dengan berbagai inisiatif, seperti pemanfaatan lahan kosong untuk pertanian dan pengawasan distribusi agar harga tetap stabil,” kata Kapolres.

Sementara itu, Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, menegaskan bahwa program ketahanan pangan yang dijalankan Pemkab Sekadau juga sejalan dengan upaya pemberdayaan UMKM.

“Kami terus mendorong agar petani dan pelaku UMKM mendapatkan pendampingan dan akses pemasaran yang lebih luas. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, media, dan masyarakat, kita bisa mencapai ketahanan pangan dan ekonomi yang lebih kuat,” tuturnya.

Dengan adanya seminar ini, peringatan HPN di Sekadau semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam sektor pertanian maupun pengembangan UMKM.

Syukuran HPN di Sekadau, Wartawan Tanam Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan

Syukuran HPN di Sekadau, Wartawan Tanam Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan
Syukuran HPN di Sekadau, Wartawan Tanam Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan.
SEKADAU – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Kabupaten Sekadau berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Acara ini digelar di Aula SMK Amaliyah Sekadau pada Senin, 24 Februari 2025, dan diikuti oleh para wartawan dari berbagai organisasi seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sekadau, Ikatan Wartawan Online (IWO), serta Ikatan Wartawan Sekadau.

Salah satu kegiatan utama dalam rangkaian perayaan ini adalah aksi penanaman jagung di lahan warga di Dusun Ensali, Desa Ensalang, Kecamatan Sekadau Hilir. Ketua Panitia, Sudarno, menjelaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan tema HPN tahun ini, yaitu Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa.

“Kami ingin memberikan aksi nyata dalam mendukung ketahanan pangan. Selain wartawan, kami juga melibatkan pelajar dari beberapa sekolah, seperti SMK Amaliyah Sekadau, SMA Negeri 1 Sekadau, SMK Keling Kumang, dan SMA Karya Sekadau,” ujar Sudarno.

Selain penanaman jagung, perayaan HPN di Sekadau juga diisi dengan seminar tentang tata kelola kelapa sawit yang dibawakan oleh Site Manager HPH Dharma Satya Nusantara (DSN), Imanuel Tibian. Tak hanya itu, ada pula kegiatan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) yang dipandu oleh PWI Provinsi Kalimantan Barat.

Ketua PWI Kalimantan Barat, Kundori, menegaskan bahwa HPN bukan sekadar perayaan, melainkan juga momen refleksi bagi insan pers.

“Pers memiliki peran penting sebagai pilar demokrasi yang tidak hanya mengawasi jalannya pemerintahan, tetapi juga memberikan suara bagi masyarakat. Di era digital ini, kita menghadapi banyak tantangan seperti hoaks dan derasnya arus informasi. Oleh karena itu, insan pers harus terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga integritas,” ujar Kundori.

Kapolres Sekadau, AKBP I Nyoman Sudama, turut mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, pers berperan dalam mendukung berbagai program pemerintah, termasuk ketahanan pangan.

“Kita semua bertanggung jawab dalam mendukung petani, karena mereka adalah garda terdepan dalam ketahanan pangan. Pemerintah sudah meluncurkan berbagai program, termasuk pemanfaatan lahan produktif dan pengawasan distribusi hasil pertanian,” kata Kapolres.

Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, juga menyambut baik tema HPN tahun ini karena sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam menciptakan ketahanan pangan.

“Pemkab Sekadau telah menjalankan program IP3K sejak 2021 sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah ini. Apalagi, 82 persen penduduk Sekadau adalah petani dan pekebun. Ketahanan pangan adalah prioritas utama kita,” ujar Subandrio.

Dengan berbagai kegiatan positif ini, peringatan HPN 2025 di Sekadau menjadi lebih dari sekadar perayaan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Kamis, 05 Desember 2024

Bentuk Kepedulian Pemda Sekadau kepada Tokoh Agama, Wabup Subandrio Membesuk Ustadz Dudun di RSUD Sekadau

Bentuk Kepedulian Pemda Sekadau kepada Tokoh Agama: Wabup Subandrio Membesuk Ustadz Dudun di RSUD Sekadau
Bentuk Kepedulian Pemda Sekadau kepada Tokoh Agama: Wabup Subandrio Membesuk Ustadz Dudun di RSUD Sekadau.
SEKADAU – Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau menunjukkan bentuk kepeduliannya yang nyata terhadap tokoh agama. Hal ini terlihat dari kunjungan Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, SH., MH., yang membesuk Ustadz Dudun di RSUD Sekadau pada Kamis, (5/11/2024).

Ustadz Dudun, yang dikenal sebagai imam di Masjid Al-Muhajirin di Jalan Merdeka Barat, Kecamatan Sekadau Hilir, saat ini sedang menjalani perawatan kesehatan.

Dalam kunjungannya, Wakil Bupati Subandrio didampingi oleh sejumlah kepala dinas dan disambut langsung oleh Direktur RSUD Sekadau, dr. Tanjung Harapan Tambubolon. Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Sekadau ini memberikan semangat dan kebahagiaan tidak hanya bagi Ustadz Dudun, tetapi juga keluarga yang menemani beliau selama masa perawatan.

"Alhamdulillah, kondisi Ustadz Dudun sudah mulai membaik. Senang rasanya bisa melihat beliau kembali tersenyum," ungkap Wakil Bupati Subandrio. Dalam kesempatan itu, beliau juga menyampaikan pesan semangat kepada Ustadz Dudun. "Teruskan dakwah untuk umat, Pak Ustadz," ujarnya dengan penuh ramah dan harapan.

Keluarga Ustadz Dudun pun menyambut baik kunjungan ini. Mereka merasa terharu dan bersyukur atas perhatian dari pemerintah daerah, khususnya Wakil Bupati Subandrio yang dikenal sangat dekat dengan masyarakatnya.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Sekadau tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan kondisi masyarakat, termasuk tokoh-tokoh agama yang memiliki peran penting dalam membimbing umat.

Semoga Ustadz Dudun segera pulih dan kembali menjalankan tugas mulianya di tengah masyarakat. Kepedulian seperti ini diharapkan terus terjaga, mengingat peran tokoh agama sangat vital dalam menciptakan keharmonisan dan membangun karakter masyarakat yang religius. (Mus)

Jumat, 29 November 2024

Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Terdampak Banjir di Rawak Hulu

Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau bersama Puskesmas Rawak bergerak cepat memberikan layanan kesehatan gratis bagi warga yang terdampak banjir di Desa Rawak Hulu.
SEKADAU - Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau bersama Puskesmas Rawak bergerak cepat memberikan layanan kesehatan gratis bagi warga yang terdampak banjir di Desa Rawak Hulu, Kecamatan Sekadau Hulu, pada Jumat (29/11/2024). Posko pelayanan kesehatan ini berlokasi di Jalan Rawak dan melibatkan tim medis gabungan.

Kepala Dinas Kesehatan, Henri Alpius, menyampaikan bahwa posko ini dioperasikan dengan dukungan satu orang dokter dan enam tenaga kesehatan dari Puskesmas Rawak dan Dinas Kesehatan. "Kami memastikan pelayanan ini diberikan secara gratis untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir," ujar Henri.

Henri juga berpesan kepada tenaga medis yang bertugas agar memberikan pelayanan maksimal. "Kami ingin warga yang mengalami masalah kesehatan tidak ragu untuk memeriksakan diri ke posko ini. Segera sampaikan keluhan agar bisa ditangani dengan baik," imbuhnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme warga yang mulai memanfaatkan fasilitas ini. Hingga pukul 11.30 WIB, sebanyak 40 warga telah dilayani dengan keluhan yang didominasi gatal-gatal pada kulit dan batuk. Hasta, salah satu tenaga kesehatan dari Puskesmas Rawak, menjelaskan bahwa obat-obatan diberikan sesuai dengan keluhan pasien.

"Kami berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan ini. Pelayanan kesehatan gratis ini direncanakan berlangsung hingga tiga hari ke depan," ujar Hasta.

Rabu, 27 November 2024

Sekda Sekadau Tinjau Pelaksanaan Pemilu di Beberapa TPS

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sekadau, Mohammad Isa, bersama jajaran Forkopimda Pemkab Sekadau melakukan peninjauan di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Kabupaten Sekadau.
SEKADAU - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sekadau, Mohammad Isa, bersama jajaran Forkopimda Pemkab Sekadau melakukan peninjauan di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Kabupaten Sekadau pada Rabu, 27 November 2024, untuk memastikan kelancaran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sekadau.

Dalam kegiatan ini, Sekda Sekadau didampingi oleh Kapolres Sekadau AKBP I Nyoman Sudama, Kajari Sekadau Adyantana Meru Herlambang, Pabung Kodim 1204/Sanggau-Sekadau Mayor Inf M. Yunus, Kepala Dinas Perhubungan Hermansyah, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sekadau Sapto Utomo, Camat Sekadau Hilir Gustar Indarto, Ketua KPU Kabupaten Sekadau Fransiskus Khoman, dan Ketua Bawaslu Kabupaten Sekadau Marikun.

Sekda Mohammad Isa menilai secara umum pelaksanaan pemungutan suara di Kabupaten Sekadau berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif. Meskipun demikian, ia mengungkapkan bahwa beberapa TPS di Kecamatan Nanga Mahap dan Nanga Taman terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi. Meski begitu, pihaknya telah mengantisipasi hal ini dengan bantuan dari BPBD yang mengirimkan perahu karet ke lokasi-lokasi terdampak banjir untuk memfasilitasi pemilih agar tetap dapat mencoblos.

"Kami mengimbau agar seluruh pihak dapat bersama-sama mengantisipasi banjir di lokasi-lokasi tersebut agar hak suara masyarakat dapat tetap tersalurkan dengan baik," ujar Sekda Mohammad Isa.

Forkopimda Sekadau meninjau beberapa TPS di antaranya, TPS 04, TPS 05, dan TPS 18 di Desa Sungai Ringin, serta TPS 06 dan TPS 07 di Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir.

Senin, 25 November 2024

Peningkatan Desa Mandiri di Kabupaten Sekadau, 62 Desa Capai Status Mandiri pada 2024

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sekadau, Sabas.
SEKADAU – Kabupaten Sekadau kembali mencatatkan prestasi gemilang di bidang pembangunan desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sekadau, Sabas, mengungkapkan bahwa tahun 2024 sebanyak 12 desa berhasil naik status dari desa maju menjadi desa mandiri berdasarkan penilaian Indeks Desa Membangun (IDM) oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

“Dengan tambahan 12 desa ini, total desa mandiri di Sekadau kini mencapai 62 desa,” ujar Sabas, Senin (24/11/2024). Sebagai perbandingan, pada tahun 2023, jumlah desa mandiri di Sekadau tercatat sebanyak 50 desa. Sementara itu, 29 desa berstatus maju, dan 15 desa masih berada pada kategori berkembang.

Meskipun pencapaian ini sangat membanggakan, Sabas menjelaskan bahwa masih ada 32 desa yang belum mencapai status desa mandiri. Dari jumlah tersebut, 18 desa berada pada kategori maju, sementara 14 desa masih berstatus berkembang.

“32 desa ini menjadi fokus kita bersama agar dalam waktu dekat dapat naik status menjadi desa mandiri,” tegas Sabas. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun para pemangku kepentingan, untuk mendorong percepatan pembangunan di desa-desa tersebut.

Selain mengejar peningkatan, Sabas mengingatkan pentingnya menjaga status desa mandiri yang sudah dicapai agar tidak mengalami penurunan di masa mendatang. “Dalam tiga tahun terakhir, peningkatan status desa di Sekadau cukup signifikan. Harapan kami, status desa mandiri yang sudah dicapai ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan,” ujarnya.

Minggu, 24 November 2024

Bupati Sekadau Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Katholik Beato Pius Campideli Stasi Rirang Jati

Bupati Sekadau Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Katholik Beato Pius Campideli Stasi Rirang Jati.
SEKADAU - Bupati Sekadau, Aron, SH, menghadiri acara Peletakan Batu Pertama untuk pembangunan Gereja Katholik Beato Pius Campideli Stasi Rirang Jati, Paroki Yesus Tersalib Nanga Taman. Acara yang berlangsung Pada hari Minggu, 24 November 2024 di lokasi gereja yang terletak di pinggir jalan raya ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi umat yang ingin beribadah.

Dalam sambutannya, Bupati Sekadau menyampaikan bahwa pembangunan gereja ini dilakukan sebagai jawaban atas kerinduan masyarakat setempat yang semakin berkembang. Beliau berharap masyarakat tetap bersatu untuk mewujudkan impian bersama ini. "Kita harus menjaga semangat kebersamaan agar gereja ini bisa selesai sesuai harapan," ujar Bupati Sekadau.

"Keberadaan gereja baru ini sangat penting karena jumlah umat di Desa Rirang Jati semakin bertumbuh," ungkap Bupati Sekadau.

Selain Bupati Sekadau, turut hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Anggota DPRD Kabupaten Sekadau, Kepala OPD, Kepala Bagian Setda Kabupaten Sekadau, Pastor Paroki, serta para suster, perwakilan Forkopimcam, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Desa Rirang Jati.

Sabtu, 23 November 2024

Pjs Bupati Sekadau Buka Turnamen Menembak PERBAKIN Bupati Cup 2024 di Bukit Rumpas

Pjs Bupati Sekadau, Frans Zeno, resmi membuka Turnamen Menembak PERBAKIN Sekadau Bupati Cup Tahun 2024.
SEKADAU - Pjs Bupati Sekadau, Frans Zeno, resmi membuka Turnamen Menembak PERBAKIN Sekadau Bupati Cup Tahun 2024 yang diselenggarakan di Lapangan Tembak Bukit Rumpas, Desa Ensalang pada Sabtu, 23 November 2024.

Dalam sambutannya, Frans Zeno menyampaikan harapan agar cabang olahraga menembak dapat berkembang pesat di Kabupaten Sekadau. “Saya yakin, menembak bisa menjadi salah satu cabang unggulan yang mengharumkan nama Sekadau di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya dengan penuh semangat.

Selain itu, ia mengingatkan para peserta untuk selalu mematuhi regulasi terkait penggunaan senjata api demi menjaga keamanan dan kelancaran acara. “Keselamatan adalah prioritas. Mari jadikan olahraga ini sebagai ajang mengasah kemampuan dengan tetap mematuhi aturan,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat penting seperti Forkopimda, Ketua KONI Sekadau, Kepala Dinas OPD, Ketua MABM Sekadau, Kepala Desa Ensalang, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap perkembangan olahraga di Kabupaten Sekadau.

Pjs Bupati Sekadau Frans Zeno Tinjau Persiapan Logistik Pilkada di Gudang KPU

Pjs Bupati Sekadau Frans Zeno Tinjau Persiapan Logistik Pilkada di Gudang KPU.
SEKADAU - Pjs Bupati Sekadau, Frans Zeno, Sabtu, (23/11/2024) melakukan peninjauan ke Gudang Logistik KPU Sekadau untuk memastikan kesiapan logistik jelang Pilkada 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Sekadau dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Pilkada dan menjaga agar semuanya berlangsung dengan aman dan kondusif.

Frans Zeno didampingi oleh Forkopimda, Asisten III, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, serta tamu undangan lainnya, melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang yang akan digunakan dalam Pilkada mendatang.

“Kami ingin memastikan bahwa semua logistik Pilkada telah siap dan dalam kondisi baik agar pelaksanaan Pilkada berjalan lancar,” ujar Pjs Bupati Sekadau.

Dengan adanya peninjauan ini, diharapkan semua persiapan yang melibatkan berbagai pihak dapat berjalan sesuai rencana. 

Pemkab Sekadau terus berkomitmen untuk menjaga situasi tetap kondusif selama proses Pilkada, demi terciptanya demokrasi yang aman dan sukses.

Coffee Morning Bersama Polres Sekadau, Pjs Bupati Tekankan Pilkada Aman dan Kondusif

Pjs Bupati Sekadau, Franz Zeno.
SEKADAU – Suasana pagi di Akhiang Coffee terasa hangat dengan kehadiran Pjs Bupati Sekadau dalam acara Coffee Morning yang digelar oleh Polres Sekadau, Sabtu (23/11/24). 

Acara ini bertujuan untuk menyatukan visi dalam menciptakan Pilkada 2024 yang aman dan kondusif.

Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Bahas Pilkada 2024 di Coffee Morning Polres Sekadau.
Pjs Bupati Sekadau, Franz Zeno dalam sambutannya, menegaskan pentingnya sinergi semua pihak untuk menjaga situasi tetap damai menjelang dan selama Pilkada berlangsung.

“Pilkada bukan hanya tentang memilih pemimpin, tetapi juga menunjukkan kedewasaan demokrasi kita. Semua pihak harus bekerja sama agar tercipta suasana yang harmonis di masyarakat,” ujar beliau.

Kegiatan ini dihadiri oleh Forkopimda, Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Hukum, serta tokoh masyarakat, adat, agama, perwakilan ormas, dan tamu undangan lainnya. 

Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan komitmen bersama untuk mewujudkan pesta demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Sekadau.

Jumat, 22 November 2024

Acara Ramah-Tamah dan Perpisahan Pjs. Bupati Sekadau Frans Zeno

Acara Ramah-Tamah dan Perpisahan Pjs. Bupati Sekadau Frans Zeno.
SEKADAU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sekadau menggelar acara ramah-tamah dan perpisahan untuk Frans Zeno, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sekadau. Acara ini berlangsung Pada hari Jumat (22/11/2024) di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Sekadau, yang dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, DPRD, dan masyarakat setempat.

Frans Zeno, dalam sambutannya, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang diberikan selama masa tugasnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama, termasuk pemerintah daerah, Forkopimda, DPRD, dan masyarakat Sekadau.

"Saya memohon maaf atas segala kekurangan selama kami bertugas. Harapan saya, Kabupaten Sekadau dapat terus maju dan menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakatnya," ujar Frans Zeno.

Selain itu, Pjs. Bupati Sekadau ini berharap agar silaturahmi yang telah terjalin selama ini tidak terputus dan tetap berlanjut meski ia akan meninggalkan jabatan tersebut.

Optimalisasi Relawan Pemadam Kebakaran, Langkah Strategis Damkar Sekadau

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sekadau, Eko Sulistyo.
SEKADAU - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sekadau, Eko Sulistyo, menyampaikan komitmennya dalam mengoptimalkan peran Relawan Pemadam Kebakaran untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Hal ini diungkapkan pada Jumat (22/11/2024), saat membahas pentingnya kolaborasi dengan para relawan di desa-desa.

“Kehadiran Relawan Pemadam Kebakaran sangat dibutuhkan dalam pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran. Untuk itu, kami terus berupaya mengoptimalkan kinerja mereka melalui berbagai program dan koordinasi,” ujar Eko.

Baru-baru ini, Dinas Damkar Sekadau melakukan inspeksi ke Posko Relawan Pemadam Kebakaran di Desa Sungai Ringin. Eko menyebutkan bahwa di posko tersebut tersedia tiga unit mesin pemadam kebakaran. Alat ini menjadi aset penting untuk penanganan kebakaran di wilayah ibu kota Kabupaten Sekadau.

“Alat-alat yang sudah tersedia harus dimaksimalkan agar bermanfaat bagi masyarakat. Kami akan terus melakukan koordinasi dan pendampingan supaya relawan dapat bekerja secara optimal,” tambahnya.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap kejadian kebakaran bisa ditangani dengan cepat dan efektif. Kolaborasi antara Dinas Damkar dan para relawan diharapkan menjadi kunci dalam menjaga keamanan masyarakat dari ancaman kebakaran.